Dua warga Bojonegoro dan satu warga Tuban Jawa Timur belajar merakit senjata api untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua secara autodidak. Mereka memperoleh keterampilan ini dari pengalaman merakit senjata angin dan akhirnya memutuskan untuk membuat senjata api. Tiga tersangka yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Teguh Wiyono sebagai pemasok dan distributor senjata api, Mukhamad Kamaludin sebagai operator mesin perakitan senjata api, dan Pujiono sebagai pembuat popor senjata. Senjata api yang mereka hasilkan berstandar militer, seperti SS1 dan sniper. Polda Jatim masih menyelidiki pabrik tempat pembuatan amunisi untuk senjata tersebut. Menurut Farman, pembuatan senjata api untuk KKB Papua termasuk dalam kategori ilegal. Keahlian merakit dan memasok senjata api ini dilakukan secara autodidak oleh ketiga warga Jawa Timur tersebut.
Warga Bojonegoro & Tuban Rakit Senpi pada KKB Papua: Belajar Autodidak
Read Also
Recommendation for You
Eks Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Aris Mukiyono, didakwa melakukan…
Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menyiapkan 405 saksi untuk membuktikan dakwaan…
Seorang pemuda berinisial AS (24) ditangkap polisi setelah video yang diduga memperlihatkan pelecehan terhadap Al-Qur’an…
Seorang dosen di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPNVJT) Surabaya diduga melakukan pelecehan seksual…
Seorang perempuan berinisial YCAF (32), yang disebut sebagai oknum Bhayangkari atau istri anggota kepolisian, diduga…
Seorang santri berinisial AR, 17 tahun, diduga menjadi korban perundungan yang berujung pada penganiayaan oleh…
