Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid, menolak menyalahkan panasnya siang hari di Pasadena sebagai alasan atas kekalahan timnya. Menurutnya, cuaca panas di bulan Agustus di Madrid sama saja dengan cuaca di tempat lain. Meskipun Atletico tampil lebih baik di babak kedua dengan berbagai peluang emas yang tidak terwujud, Simeone mengakui bahwa timnya gagal menunjukkan performa terbaik pada awal pertandingan. Meski berhasil mencetak gol balasan, namun gol tersebut dianulir oleh VAR. PSG, tim lawan Atletico, diakui sebagai tim yang hebat, muda, dan telah menjadi sebuah tim yang solid. Simeone menyebut bahwa timnya harus fokus untuk meraih kemenangan di laga-laga selanjutnya setelah kekalahan telak dari PSG.
PSG Dominasi Atletico Madrid 4-0, Incar Gelar CWC 2025
Read Also
Recommendation for You

Napoli tengah berhadapan dengan situasi yang menantang karena daya saing finansial klub Italia kerap kalah…

Dalam menjalani pekerjaan berat secara rutin sebagai satu-satunya sumber penghasilan sehari-hari, Asep membedakan bahwa pertandingan…

Cristiano Ronaldo telah kembali memperkuat Al Nassr setelah absen dalam beberapa pertandingan terakhir. Kehadirannya menjadi…

Simone Inzaghi memberikan penjelasan tentang Karim Benzema, mengakui kehebatan sang juara tanpa perlu mencetak hat-trick…








