Pertandingan antara Benfica melawan Auckland dan Chelsea mengalami penundaan selama sekitar 120 menit. Saat pertandingan antara Chelsea tertunda, hanya tersisa empat menit lagi dalam pertandingan dengan skor 1-0 untuk Chelsea. Meskipun demikian, Benfica berhasil menyamakan skor sebelum Chelsea akhirnya menang di babak tambahan. Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menganggap situasi itu sebagai hal yang lucu dan tidak seperti sepakbola biasanya. Maresca juga menyuarakan keraguan terhadap pengelolaan kompetisi yang meminta pertandingan dapat ditunda hingga tujuh atau delapan kali, menilai bahwa hal tersebut tidak tepat.
FIFA beruntung karena badai tidak memengaruhi pertandingan yang dilaksanakan di malam hari, yang bisa berpotensi menunda pertandingan hingga hari berikutnya. Namun, kondisi cuaca ekstrem seperti suhu mencapai 39 derajat Celsius di New York dan tingkat kelembapan yang tinggi mengakibatkan kondisi yang sangat sulit bagi banyak tim, termasuk Chelsea. Chelsea, bersama dengan tim-tim lainnya, kesulitan menghadapi panas ekstrem dengan indeks panas mencapai lebih dari 50 derajat Celsius.
Kondisi ini memberikan pelajaran penting bagi penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di masa depan, terutama dalam mengatur jadwal pertandingan dan mempertimbangkan faktor cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi kelancaran jalannya kompetisi.












