Di Surabaya, seorang residivis yang merupakan pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan inisial NBP mengalami konsekuensi yang keras dari petugas Satuan Reserse Kriminal Polrestabes. Saat akan ditangkap, pelaku tersebut menunjukkan perlawanan sehingga terpaksa diberikan timah panas di bagian kakinya. Tindakan ini diambil setelah pelaku baru saja bebas dan kembali beraksi di Surabaya. Tindakan tegas ini merupakan upaya aparat kepolisian dalam menegakkan hukum dan memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan. Tidak ada toleransi bagi para pelaku kejahatan, dan petugas akan menggunakan segala cara yang diperlukan untuk menangkap dan menghukum mereka sesuai dengan ketentuan hukum. Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan peringatan kepada para pelaku kejahatan lainnya agar tidak sembarangan dalam melakukan tindak kejahatan, terutama curanmor di wilayah Surabaya. Semoga tindakan seperti ini dapat memberikan efek preventif bagi pelaku kejahatan lainnya sehingga tingkat kejahatan dapat ditekan dan masyarakat dapat merasa aman dan tenteram.
Curanmor Surabaya: Berani Melawan dengan Aksi Langsung
Read Also
Recommendation for You
Sejumlah petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang diperiksa terkait pemberian pembebasan bersyarat kepada Muhammad…
Isenmulang Kalteng FC membawa target meraih poin perdana ketika berhadapan dengan Persebaya Surabaya pada pekan…
Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur belum menetapkan secara final sisa masa tahanan Muhammad…
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, dan uang tunai setelah menggeledah…
Polresta Malang Kota menaikkan penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap pelajar di SMP Negeri 18 Malang…
Polres Pamekasan tengah mengusut dugaan penganiayaan terhadap seorang santri berusia 17 tahun berinisial AR. Peristiwa…
