Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung telah mengadakan seminar dengan tema “Kewirausahaan Berbasis Pesantren: Menghidupkan Ekonomi Umat dari Desa ke Pasar Global” di Kota Blitar. Acara ini dihadiri oleh beberapa akademisi dan tokoh nasional, termasuk Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Endro Hermono, yang memberikan pandangan strategis tentang penguatan ekonomi umat yang berbasis pesantren. Turut serta Wakil Dekan I FTIK, Khoirul Anam, Kepala Bagian FTIK Nurul Amin, dan dosen dari UIN Syekh Wasil Kediri, Yopi Yudha Utama, sebagai narasumber utama.
Dalam pidatonya, Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra tersebut menekankan bahwa pesantren tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan moral dan spiritual, tetapi juga harus menjadi motor utama dalam mengembangkan ekonomi masyarakat desa. Ia mengatakan bahwa semangat kemandirian ekonomi umat yang berasal dari pesantren sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Indonesia yang mandiri secara ekonomi.
Menurut Endro Hermono, konsep ekonomi umat yang didorong oleh pesantren dapat menjadi salah satu pilar utama dalam ketahanan ekonomi nasional. Dengan dukungan kebijakan pemerintah, pesantren diharapkan dapat menghasilkan produk unggulan yang bersaing secara global dan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat di sekitarnya.
Lebih lanjut, Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra ini juga menyoroti pentingnya kerja sama antara dunia pendidikan, pemerintah, dan sektor swasta agar potensi pesantren sebagai pusat ekonomi umat bisa berkembang dengan cepat dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi pesantren bukan hanya tentang bisnis, melainkan tentang kemandirian bangsa.












