FIGC melakukan perencanaan jangka panjang sejak 2018 dengan hasil yang mengesankan, seperti meraih gelar juara Eropa U-17 dan U-19 serta menjadi runner-up Piala Dunia U-20. Sebagai langkah selanjutnya, FIGC meluncurkan program pembinaan dasar untuk kelompok usia 5-13 tahun yang melibatkan Simone Perrotta, Gianluca Zambrotta, dan Cesare Prandelli. Tujuan federasi adalah untuk fokus lebih pada teknik daripada taktik dalam pelatihan. Gravina menekankan pentingnya membebaskan kreativitas anak-anak dalam bermain sepak bola, daripada membatasi mereka dengan skema taktik yang kaku. Ia juga menyatakan bahwa pengelolaan klub Serie A dapat secara tak langsung menjadi tantangan bagi tim nasional. Keseluruhan, langkah-langkah yang diambil FIGC menuju perkembangan sepak bola Italia tampak lebih terarah dan terukur.
Prediksi Kemenangan Italia di Piala Dunia Tanpa Saya?
Read Also
Recommendation for You

Luis Diaz menghabiskan musim pertamanya bersama Bayern Munich secara impresif. Kecepatan, kelincahan, dan kemampuannya menusuk…

Emil Audero telah menunjukkan performa yang luar biasa sepanjang pekan ke-25 Serie A, yang membuatnya…

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, mengeluarkan peringatan serius kepada Real Madrid menjelang pertandingan play-off Liga Champions…

Pemerintah Kanada mengumumkan langkah-langkah pengamanan perbatasan sementara untuk menghadapi klaim suaka dan migrasi yang tidak…

Emil Audero Mulyadi kembali menunjukkan performa cemerlangnya di Liga Italia 2025/2026. Kiper yang memiliki catatan…







