Pelatih berusia 63 tahun tersebut mengungkapkan bahwa hubungan antara dirinya dan pemainnya, Lamine Yamal, sangat erat layaknya hubungan ayah dan anak. Mereka sering berkomunikasi secara pribadi dan Yamal selalu menunjukkan kedewasaan yang jarang dimiliki oleh pemain muda seusianya. De la Fuente juga menekankan bahwa meskipun secara tidak langsung membandingkan Yamal dengan Lionel Messi, ia yakin bahwa potensi Yamal sangat besar dan bisa mencapai level pemain seperti Messi suatu hari nanti. Meskipun masih dalam tahap awal, pelatih tersebut yakin bahwa Yamal memiliki kemampuan besar untuk menjadi pemain penentu di era baru sepak bola dunia.
Lamine Yamal: Pemain Penentu Era Baru Sepak Bola Dunia?
Read Also
Recommendation for You

David Hancko meminta Atletico Madrid tidak menilai Manchester United hanya dari hasil buruk pada awal…

Liverpool menghadapi tantangan serius menjelang pertandingan Eropa melawan LASK pada pekan ini. Masalah utama The…

Willem II harus menerima kekalahan 1-3 saat bertandang ke markas Utrecht dalam lanjutan Eredivisie. Hasil…

Persaingan menuju Ballon d’Or 2026 disebut mengerucut pada tujuh kandidat terkuat. Dari daftar tersebut, Lamine…

Juventus diprediksi menghadapi laga yang tidak mudah saat bertemu Cagliari. Pertandingan ini berpotensi berlangsung ketat…







