Juventus saat ini berada di posisi tiga poin di luar zona empat besar dalam klasemen Liga Italia. Target utama klub adalah untuk memastikan diri lolos ke Liga Champions musim depan. Performa positif tim dalam kompetisi Eropa di tengah pekan telah memperkuat ambisi mereka. Juventus berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Benfica dan sudah memastikan tempat mereka di fase gugur Liga Champions melalui jalur play-off, dengan hanya satu laga tersisa.
Juventus bertekad untuk memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di kandang menjelang laga terakhir fase liga melawan Monaco. Mereka belum terkalahkan di Allianz Stadium sejak Maret tahun lalu, bersama dengan Napoli, menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di kandang sendiri dalam Serie A musim ini. Dari 14 pertandingan terakhir di kandang, Juventus berhasil memenangi 10 pertandingan.
Meskipun Juventus tampil dominan di kandang, Napoli justru kesulitan saat bertandang ke Turin. Dari 14 kunjungan ke Allianz Stadium, Napoli hanya mampu meraih dua kemenangan dan menelan 10 kekalahan. Menariknya, mantan pelatih Juventus, Antonio Conte yang kini menukangi Napoli, belum pernah mengalahkan Juventus di Turin dalam Serie A.
Dengan catatan pertemuan terakhir yang menarik antara kedua tim ini, pertandingan antara Juventus dan Napoli di Liga Italia menjadi begitu dinantikan oleh para penggemar sepak bola. Metode pelatihan dan strategi permainan kedua tim akan menjadi faktor kunci dalam permainan yang diharapkan akan menjadi duel klasik yang sarat ambisi.












