Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menanggapi rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dari India untuk Koperasi Merah Putih yang sedang diperbincangkan. Dasco menekankan perlunya pemerintah untuk menunda rencana tersebut, mengingat Presiden sedang berada di luar negeri. Dia berharap agar Presiden Prabowo Subianto akan membahas secara detail rencana impor setelah kembali dari kunjungannya ke luar negeri. Menurut Dasco, keputusan sebesar ini perlu melalui pembahasan yang mendalam dan pertimbangan yang cermat.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menjelaskan bahwa impor ribu pikap itu akan digunakan untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Joao menyatakan bahwa keputusan untuk mengimpor mobil pikap dari India diambil karena produksi lokal belum bisa memenuhi permintaan. Dia mengungkapkan bahwa produksi lokal saat ini hanya sekitar 70 ribu unit, sehingga impor menjadi pilihan untuk tetap menjaga ketersediaan kendaraan dengan harga yang wajar. Joao menekankan pentingnya memberikan alternatif kepada masyarakat agar memiliki pilihan yang lebih luas.












