Anggota Komisi III DPR RI, Martin Daniel Tumbeleka, menekankan pentingnya langkah tegas dalam menangani berbagai pelanggaran hukum di Bali, terutama yang melibatkan warga negara asing (WNA). Bali dianggap memiliki posisi yang strategis sebagai pusat perhatian nasional dan internasional, sehingga penanganan pelanggaran harus dilakukan dengan serius dan profesional.
Martin menyarankan agar tindakan tegas segera dilakukan terhadap setiap pelanggaran yang terjadi, terutama yang melibatkan WNA. Perlunya publikasi atas setiap penindakan hukum juga disoroti oleh Tumbeleka. Menurutnya, kurangnya publikasi dapat menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.
Selain itu, Tumbeleka menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi penegak hukum untuk menghindari ego sektoral yang bisa menghambat proses penegakan hukum. Dia meyakini bahwa kombinasi antara tindakan tegas, publikasi yang transparan, dan koordinasi lintas lembaga akan memperkuat sistem penegakan hukum di Bali dan menjaga citra Indonesia di mata dunia.
Kolaborasi dan kekompakan di antara instansi penegak hukum dianggap sangat penting untuk menghindari ketersinggungan yang justru bisa menghambat proses penegakan hukum. Itulah yang ditekankan oleh Martin Daniel Tumbeleka dalam kunjungan kerja Komisi III DPR RI di Kantor Kejaksaan Tinggi Bali.












