Tinjau Gudang Bulog NTT, Esthon Foenay Pastikan Stok Pangan Aman
Anggota Komisi II DPR RI, Esthon Foenay, melakukan kunjungan ke gudang Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur di Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Tujuan kunjungan adalah untuk memastikan ketersediaan stok pangan dan kelancaran distribusi logistik bagi masyarakat di wilayah NTT.
Kesiapan Stok Pangan dan Distribusi Logistik
Esthon Foenay meninjau kompleks pergudangan dan melihat langsung kondisi penyimpanan cadangan beras pemerintah. Menurut informasi dari Bulog, stok beras yang tersimpan di gudang Alak saat ini mencapai 5.100 ton, yang didatangkan dari berbagai daerah pemasok seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.
Selain stok yang sudah ada, Bulog juga sedang mengimpor tambahan pasokan beras sebanyak 3.000 ton untuk memperkuat ketahanan logistik wilayah. “Dari stok yang ada ini, cukup untuk enam bulan ke depan,” jelas Yosep Yogi Kore, Kepala Gudang Bulog NTT.
Pembelian Jagung dari Masyarakat
Selain beras, Bulog NTT juga membeli jagung dari masyarakat, terutama dari wilayah Sulamu dan Semau. Total penyerapan jagung mencapai 400 ton, dengan Sulamu sebagai salah satu produsen terbesar. Hal ini membuktikan peran penting jagung sebagai makanan pokok di wilayah NTT.
Esthon Foenay menyatakan kunjungannya sebagai bagian dari pengawasan lapangan untuk memastikan ketersediaan pangan nasional. Dia menegaskan bahwa stok pangan yang cukup dan distribusi logistik yang lancar merupakan perhatian utama Presiden Prabowo Subianto.
Ketersediaan stok pangan yang aman menjadi kabar baik bagi masyarakat NTT. Esthon Foenay memberikan apresiasi kepada jajaran Bulog yang telah bekerja keras menjaga stabilitas stok beras dan memastikan distribusi pangan tetap lancar di wilayah tersebut.












