Kunjungan Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra ke Gudang Bulog
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Dr. Jefry Romdonny, melakukan kunjungan kerja selama Masa Reses IV ke sejumlah gudang Perum Bulog di Kabupaten Majalengka, Sumedang, dan Subang, Jawa Barat. Tujuan kunjungan ini adalah untuk memastikan kondisi ketahanan pangan nasional tetap terjaga.
Stok Beras Melimpah dan Terkendali
Selama kunjungan tersebut, Dr. Jefry meninjau tiga titik strategis, yakni Gudang Bulog Kasokandel di Majalengka, Gudang Bulog Paseh di Sumedang, dan Gudang Bulog Binong di Subang. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa stok beras di wilayah tersebut berada dalam kondisi melimpah dan terkendali.
Di Gudang Bulog Kasokandel, Kapasitas penyimpanan gudang telah melebihi batas maksimal. Hingga 4 Mei 2026, gudang tersebut menyimpan 15.900 ton beras padahal kapasitasnya hanya 14.000 ton. Kondisi ini membuat Perum Bulog Cabang Cirebon harus mempertimbangkan tambahan gudang penyimpanan di wilayah sekitar.
Cadangan Pangan di Wilayah Cirebon, Majalengka, dan Kuningan
Kepala Perum Bulog Cabang Cirebon, Imam Mahdi, menyatakan bahwa cadangan pangan di wilayah tersebut mencapai 223.400 ton yang tersebar di 10 unit gudang Bulog. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki stok beras yang melimpah. Sebagian besar hasil serapan gabah tahun 2025 masih tersimpan karena prioritas penyaluran sisa stok impor beras asal Pakistan tahun 2024.
Ketersediaan dan Proyeksi Stok Beras di Kabupaten Sumedang
Dr. Jefry juga melakukan kunjungan ke Gudang Bulog Paseh, Kabupaten Sumedang. Meskipun akses masuk ke dalam gudang dibatasi akibat proses fumigasi, tapi koordinasi dan pemantauan data stok tetap berjalan intensif. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, stok beras di Kabupaten Sumedang diproyeksikan mencukupi hingga tahun 2027. Ini menandakan bahwa pengelolaan cadangan pangan di tingkat daerah berjalan efektif.
Percepatan Distribusi Stok Beras di Kabupaten Subang
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Gudang Bulog Binong di Kabupaten Subang, sebuah daerah lumbung padi nasional. Dr. Jefry mendorong percepatan distribusi stok beras guna mengantisipasi peningkatan hasil panen raya yang diperkirakan terjadi pada bulan September hingga Oktober 2026. Tujuannya adalah agar kapasitas penyimpanan tetap memadai saat produksi gabah petani meningkat.












