Azis Subekti Nilai Pidato Prabowo di DPR sebagai Simbol Kebangkitan Ekonomi
Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, memberikan penilaian terhadap pidato Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 sebagai simbol kebangkitan pengelolaan sumber daya alam Indonesia. Menurut Azis, pidato tersebut memiliki makna simbolis yang kuat dalam arah kebangkitan ekonomi nasional di era modern.
Momentum hari Kebangkitan Nasional menjadi titik simbol penting kebangkitan ekonomi nasional di era modern. Azis menyatakan bahwa kebangkitan bangsa di abad ke-21 tidak lagi hanya sebatas pembebasan dari penjajahan politik, tetapi juga mencakup kemampuan negara dalam mengelola sumber daya dan kekayaan ekonominya sendiri.
Persoalan Yang Dihadapi
Azis menyoroti beberapa data yang disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya, termasuk rasio penerimaan negara terhadap PDB yang masih rendah, penurunan kelas menengah, serta aliran devisa yang tinggi meskipun terdapat surplus perdagangan selama puluhan tahun. Berbagai angka menunjukkan bahwa Indonesia masih menghadapi persoalan struktural terkait pengelolaan kekayaan nasional yang belum sepenuhnya menguatkan ekonomi domestik.
Proyeksi kekuatan ekonomi Indonesia sebagai salah satu kekuatan dunia pada tahun 2050 mungkin tidak hanya merupakan statistik semata. Sementara itu, Presiden Prabowo juga menyoroti kurangnya penurunan angka kemiskinan dan pelemahan kelas menengah meskipun pertumbuhan ekonomi mencapai di atas 5 persen selama tujuh tahun terakhir.
Dalam rangka mencari solusi terkait permasalahan tersebut, pemerintah fokus pada hilirisasi, industrialisasi, penguatan devisa ekspor, pengendalian under invoicing, percepatan investasi, reformasi birokrasi perizinan, dan penguatan peran negara dalam menjaga arus ekonomi strategis nasional.
Dalam kerangka kebangkitan ekonomi nasional, dibutuhkan konsistensi serta keberanian dalam menghadapi berbagai kepentingan yang selama ini mendapat keuntungan dari kebocoran ekonomi nasional.












