Komisi VII DPR RI Dorong Pariwisata Inovatif dan Hilirisasi Produk Lokal

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo: Pengembangan Pariwisata Harus Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi

KARANGANYAR, FraksiGerindra.id — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo, menegaskan pentingnya pengembangan sektor pariwisata yang mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM lokal, serta mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Hal tersebut diungkapkannya saat memimpin kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Rumah Atsiri Indonesia pada Kamis (21/5/2026).

Dukungan Terhadap Visi Presiden Prabowo Subianto

Saraswati menyatakan bahwa arah pengembangan pariwisata harus sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal, hilirisasi industri nasional, pengembangan kewirausahaan dan UMKM, serta pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Menurutnya, Rumah Atsiri Indonesia menjadi contoh nyata integrasi antara sektor industri, pariwisata, edukasi, dan UMKM yang dikembangkan secara inovatif. Transformasi kawasan bekas pabrik menjadi destinasi wisata edukatif berbasis industri atsiri dinilai mampu menciptakan kekuatan ekonomi baru yang berdaya saing sekaligus mendukung agenda hilirisasi dan penguatan industri berbasis sumber daya domestik.

Kunjungan Komisi VII DPR RI ke Rumah Atsiri Indonesia

Selama kunjungan kerja ke Rumah Atsiri Indonesia, Komisi VII DPR RI ingin mendapatkan gambaran menyeluruh tentang pengembangan destinasi berbasis industri dan hilirisasi produk lokal. Mereka tertarik pada integrasi antara produksi, riset, edukasi, dan pariwisata yang berkelanjutan.

Saraswati menekankan pentingnya destinasi wisata yang mampu memberikan pengalaman, edukasi, keberlanjutan, serta melibatkan masyarakat lokal dalam rantai nilai ekonomi. Hal ini sejalan dengan semangat pembangunan nasional yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan ekonomi.

Kunjungan ini juga bertujuan untuk menyerap aspirasi terkait tantangan dan kebutuhan dukungan kebijakan, mulai dari regulasi, infrastruktur, pembinaan UMKM, promosi, hingga pengembangan industri atsiri nasional.

Komisi VII DPR RI berharap hasil kunjungan kerja ini dapat memberikan masukan strategis bagi mereka dalam merumuskan rekomendasi kebijakan yang memperkuat sektor pariwisata nasional berbasis inovasi, keberlanjutan, dan sinergi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Source link