Akad Massal KPR FLPP: Sebanyak 62.710 Penerima dari Berbagai Profesi

Prabowo Subianto Menyaksikan Akad Massal KPR FLPP

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri acara akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang diikuti oleh 62.710 penerima. Acara tersebut melibatkan penerima dari berbagai profesi seperti guru, tenaga kesehatan, buruh, petani, nelayan, dan pengemudi ojek online. Seluruh peserta menghadiri akad tersebut di 165 titik yang tersebar di 372 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Akad Massal Ketiga yang Diadakan Pemerintah

Ini merupakan akad massal ketiga yang diadakan oleh pemerintah sejak tahun sebelumnya. Sebelumnya, ada akad massal pertama pada 29 September 2025 dengan 26.000 penerima, dan akad massal kedua pada 18 Desember 2025 dengan 50.030 penerima.

Prabowo mengungkapkan kebahagiannya karena masyarakat dapat memiliki akses terhadap hunian yang terjangkau. Ia menegaskan komitmennya untuk menyediakan rumah layak, terutama bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Komitmen Pemerintah dalam Program Hunian Layak

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah terus bekerja keras agar seluruh warga Indonesia dapat memiliki rumah yang layak. Ia berjanji untuk terus merencanakan serta mencari cara terbaik agar jumlah rumah yang dapat dinikmati oleh masyarakat terus bertambah.

Meskipun demikian, Prabowo menekankan bahwa pemerintah tidak akan berpuas diri. Ia menjanjikan bahwa pemerintah akan terus berinovasi agar masyarakat, khususnya kelompok MBR, dapat segera memiliki hunian yang tidak hanya layak, tetapi juga dapat dijangkau secara ekonomis.

Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk bersatu dalam memenuhi kebutuhan hunian ini. Ia menegaskan bahwa kerja sama merupakan kuncinya dan bahwa dengan solidaritas yang kuat, banyak hal besar dapat dicapai.

Komitmen Pemerintah dalam Penyediaan Hunian yang Layak

Prabowo menekankan bahwa pemerintah memahami betapa pentingnya kebutuhan akan hunian yang layak. Oleh karena itu, pemerintah bertekad untuk mempercepat realisasi program-program tersebut mengingat tingginya kebutuhan dari masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus melaksanakan rencana-rencana yang telah disusun dengan cepat dan efisien guna memberikan hasil yang nyata kepada masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi negara.

Source link