Zainul Arifin Ditebas Pakai Mandau, Korban Penganiayaan di Surabaya
Pada Kamis (6/8) dini hari sekitar pukul 01.39 WIB, Zainul Arifin, seorang warga Margorukun, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya mengalami penganiayaan yang mengakibatkan luka serius. Pria berusia 33 tahun itu harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka pada lengan kirinya akibat serangan menggunakan senjata tajam jenis mandau.
Kejadian Mengerikan di Tengah Malam
Menurut informasi yang dihimpun, Zainul Arifin awalnya sedang berjalan-jalan di sekitar wilayah tempat tinggalnya di Surabaya. Saat melewati salah satu gang di Margorukun, tiba-tiba dia disalami oleh seorang warga setempat. Namun, alih-alih disapa dengan ramah, pria tersebut malah marah dan tiba-tiba mengeluarkan sebilah mandau.
Situasi langsung memanas ketika sang pelaku langsung menyerang Zainul Arifin dengan mandau tersebut. Serangan tragis itu menyebabkan Zainul mengalami luka serius di lengan kirinya. Setelah kejadian itu, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan Zainul dalam keadaan terluka parah.
Proses Hukum dan Penyelidikan Lebih Lanjut
Saat ini, kasus penganiayaan ini sedang dalam proses penyelidikan oleh pihak berwajib di Surabaya. Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi untuk mengungkap motif sebenarnya di balik serangan sadis ini. Keluarga Zainul Arifin juga sangat mengharapkan pelaku segera ditangkap dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.
