Sinergi Pemda dan Kementerian Atasi Krisis Air di Kalbar

Komisi V DPR RI Dorong Sinergi Melawan Krisis Air di Kalimantan Barat

KUBU RAYA, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi V DPR RI, Yuliansyah, mendorong Pemerintah Daerah Kalimantan Barat bersama seluruh pemangku kepentingan memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menghadapi potensi krisis air bersih akibat fenomena El Nino. Menurutnya, langkah konkret perlu diambil untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi selama kemarau yang diprediksi berlangsung hingga awal November 2026.

Panggilan Aksi dari Yuliansyah

Dalam kunjungan kerja Komisi V DPR RI di Kabupaten Kubu Raya, Yuliansyah menegaskan pentingnya respons cepat terhadap dampak kemarau panjang. Upaya penanganan yang efektif membutuhkan kolaborasi lintas instansi, termasuk keterlibatan pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memastikan akses masyarakat terhadap air bersih tetap terjaga.

Meskipun BMKG telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menyemaikan hujan buatan, upaya tersebut memiliki keterbatasan tergantung pada kondisi atmosfer. Oleh karena itu, Yuliansyah menyarankan bahwa langkah-langkah penyediaan sumber air alternatif juga harus dipertimbangkan secara serius sebagai bagian dari strategi penanganan.

Sinergi dalam Penanganan Dampak Kemarau

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penganggaran, Komisi V DPR RI berjanji untuk terus mengawal langkah-langkah pemerintah dalam mengatasi dampak kemarau panjang. Dukungan akan diberikan untuk memastikan program-program penanganan krisis air bersih dapat berjalan dengan efektif demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.

Salah satu bentuk kontribusi yang disiapkan adalah melalui program penyediaan sumur bor bagi masyarakat yang terdampak kekurangan air bersih. Ini merupakan upaya nyata untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan akses air bersih akibat kondisi kemarau yang berkepanjangan.

Source link