Pertemuan Kroasia dan Inggris diperkirakan berlangsung ketat, tetapi The Three Lions dinilai memiliki peluang lebih besar untuk membawa pulang kemenangan dari Rijeka. Prediksi akhir laga mengarah pada skor 1-2 untuk Inggris, dengan selisih tipis yang mencerminkan potensi perlawanan tuan rumah.
Rekor gol mengarah pada laga terbuka
Catatan pertemuan terakhir kedua negara memperlihatkan produktivitas yang cukup tinggi. Sebanyak enam gol tercipta dalam laga tersebut. Tren serupa juga terlihat dalam penampilan Inggris belakangan ini. Enam dari tujuh pertandingan internasional terakhir mereka berakhir dengan total lebih dari 2,5 gol.
Rangkaian statistik itu menjadi dasar munculnya perkiraan bahwa pertandingan di Rijeka dapat berjalan terbuka. Inggris memiliki kecenderungan terlibat dalam laga dengan jumlah gol tinggi, sementara Kroasia tetap mempunyai faktor pendukung yang bisa membuat jalannya pertandingan tidak mudah bagi tim tamu.
Namun, produktivitas tersebut juga membuat duel ini sulit dipastikan hanya berdasarkan keunggulan salah satu tim. Kroasia memiliki kesempatan untuk menekan Inggris, terutama karena bermain di hadapan pendukung sendiri. Dukungan suporter dan catatan kandang menjadi modal penting bagi Kroasia untuk menjaga peluang meraih hasil positif.
Pertahanan Kroasia menjadi perhatian
Masalah utama Kroasia berada pada konsistensi lini belakang. Tuan rumah tercatat kebobolan dalam 11 dari 12 pertandingan internasional terakhir. Catatan itu menunjukkan bahwa pertahanan Kroasia belum sepenuhnya stabil ketika menghadapi lawan-lawan di level internasional.
Kondisi tersebut bisa menjadi celah yang dimanfaatkan Inggris. Jika Kroasia kembali kesulitan menjaga gawangnya, kualitas pemain depan tim tamu berpeluang menentukan hasil akhir. Inggris dipandang memiliki sejumlah pemain yang dapat mengubah jalannya pertandingan melalui kemampuan individu maupun penyelesaian akhir.
Harry Kane menjadi salah satu sosok yang diperhitungkan dalam duel ini. Pengalaman dan kualitasnya di lini depan dapat memberi Inggris ancaman konsisten. Anthony Gordon juga disebut sebagai pemain yang berpotensi memengaruhi pertandingan, terutama ketika Inggris berusaha mengeksploitasi ruang di area pertahanan Kroasia.
Selain itu, kemungkinan kembalinya Jude Bellingham turut menjadi faktor yang diperhatikan. Jika tampil, kehadirannya dapat menambah kualitas Inggris dalam membangun serangan dan menjaga keseimbangan permainan. Meski demikian, status tersebut masih disebut sebagai kemungkinan, sehingga pengaruhnya terhadap pertandingan belum dapat dipastikan.
Kroasia tetap berpeluang menyulitkan Inggris melalui dukungan publik sendiri dan keunggulan bermain di kandang. Akan tetapi, kerentanan pertahanan mereka serta sejumlah pemain berkualitas yang dimiliki Inggris membuat tim tamu lebih diunggulkan. Laga ini diprediksi berakhir dengan kemenangan tipis Inggris atas Kroasia, 2-1.












