Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, menekankan pentingnya Pemerintah Provinsi Aceh untuk menyelesaikan pembangunan Kawasan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Le Meulee di Sabang, Aceh. Proyek ini telah dimulai sejak 2017 namun progresnya dianggap terlalu lambat dan belum memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama nelayan. Titiek Soeharto, dalam kunjungan kerja resesnya ke Sabang, menyoroti transparansi dan pertanggungjawaban dalam penggunaan dana bantuan luar negeri untuk proyek ini. Ia menekankan pentingnya mencegah penyelewengan dana dan memastikan bahwa pembangunan fasilitas sesuai dengan rencana proyek strategis nasional. Sebagai informasi, proyek ini mendapatkan dukungan dana hibah dari Pemerintah Jepang namun keterlambatan dalam penyelesaiannya sudah berlangsung delapan tahun. Titiek bertekad untuk mengidentifikasi penyebab keterlambatan ini dan berharap proyek SKPT Sabang segera rampung untuk segera dimanfaatkan oleh nelayan setempat. Anggota Komisi IV DPR RI asal Aceh, Teuku Abdul Khalid, juga diberi tugas untuk mengawal percepatan pembangunan proyek ini dan proyek-proyek lain yang tertunda di Kota Sabang, termasuk SKPT Le Meulee.
Pembangunan SKPT Sabang Aceh Dilakukan dengan Cepat
Read Also
Recommendation for You

Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, melakukan kunjungan ke Kota Pariaman untuk menyalurkan bantuan…

Gekira, organisasi sayap Partai Gerindra, mengirimkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Pulau Sumatera yang terdampak banjir…

Panitia Kerja penyusunan RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dari…

Anggota DPR RI dari Sumatera Barat, Andre Rosiade, mengadakan pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody…

Pemerintah Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sedang memberikan perhatian khusus pada penanganan dampak…







