Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan lonjakan signifikan dalam produksi jagung nasional dalam acara Panen Raya Jagung di Bengkayang, Kalimantan Barat. Produksi jagung pada kuartal pertama tahun ini meningkat hampir 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Prabowo menjelaskan bahwa peningkatan ini mencapai hampir 9 juta ton, berkat kerja sama lintas sektor dalam mendukung kedaulatan pangan. Keberhasilan ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil kerja keras dan inisiatif yang terarah. Dalam kesempatan itu, Prabowo juga melepas ekspor perdana 1.200 ton jagung Indonesia ke Malaysia, menandai langkah penting menuju visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Selain itu, kenaikan produksi jagung ini seiring dengan capaian cadangan beras nasional yang mencapai 4 juta ton, mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kesuksesan ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk menjadi eksportir utama jagung di kawasan dan berperan sebagai lumbung pangan dunia.
Naik 50%: Sukses Produksi Jagung Indonesia Menurut Prabowo
Read Also
Recommendation for You

Abdul Wachid memberikan penilaian bahwa penyaluran bantuan BNPB seringkali terhambat oleh prosedur administratif yang rumit….

Anggota Komisi XII DPR RI, Ramson Siagian, mengungkapkan bahwa Indonesia belum sepenuhnya mencapai swasembada energi,…

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk menurunkan tingkat kemiskinan hingga menghapus kemiskinan ekstrem…

Beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengusulkan penambahan sekitar 500 unit hunian…








