Alimuddin Kolatlena, anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, memberikan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat yang diluncurkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan akses pendidikan formal yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di seluruh Indonesia.
Menurut Alimuddin, Program Sekolah Rakyat adalah wujud nyata dari amanat konstitusi untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan peluncuran program ini di 100 titik di seluruh Indonesia, diharapkan 20 ribu siswa akan mendapat bimbingan dari ribuan guru terlatih.
Keberadaan Sekolah Rakyat dianggap sangat penting, terutama di wilayah 3T yang masih mengalami kesenjangan akses pendidikan. Banyak anak dari keluarga tidak mampu tidak dapat mengakses pendidikan, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat mengisi celah tersebut.
Program Sekolah Rakyat dijalankan sebagai program jangka menengah selama lima tahun dengan cakupan di seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Alimuddin menegaskan pentingnya keberlanjutan fiskal untuk memastikan program ini tidak tumpang tindih dengan program pendidikan lainnya.
Komisi VIII DPR RI akan mengawasi proses seleksi siswa dan guru agar berjalan secara transparan dan akuntabel. Penting untuk mencegah praktik nepotisme dalam penerimaan siswa dan memastikan anak-anak dari keluarga miskin mendapatkan hak-haknya.
Dengan masih banyak penduduk Indonesia hidup dalam kemiskinan, program Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi gerakan nasional untuk memberikan pendidikan yang adil dan setara. Alimuddin menekankan bahwa tujuan program ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya untuk meningkatkan masa depan generasi bangsa dan menghormati martabat manusia melalui pendidikan.










