Kasus dugaan penipuan jasa wedding organizer (WO) yang melibatkan pemilik akun Instagram @asrinaaa_mua telah menimbulkan dampak besar. Kasus ini tidak hanya menyangkut puluhan pasangan di Surabaya, tetapi juga melibatkan 13 vendor yang menjadi korban. Penipuan yang dilakukan oleh @asrinaaa_mua telah menyebabkan kerugian yang signifikan bagi para korban. Hal ini menunjukkan pentingnya kehati-hatian dalam memilih jasa wedding organizer dan melakukan transaksi secara online. Diharapkan kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi penipuan yang dapat terjadi di era digital ini.
Kasus WO Bodong di Surabaya: 13 Vendor Jadi Korban
Read Also
Recommendation for You
Kuasa Hukum Darwanto, Gempar Pambudi, menganggap vonis lima bulan yang diberikan kepada kliennya atas kasus…
Satuan Reserse Narkoba Polres Gresik berhasil mengungkap jaringan peredaran sabu lintas kota yang melibatkan tiga…
Seorang pria berusia 56 tahun yang tinggal di Desa Sidogembol, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan ditemukan…
Insiden pengeroyokan terhadap seorang sopir mobil terjadi di perempatan lampu merah Jalan Raya Dupak-Jalan Demak,…
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di beberapa lokasi di Kota Madiun terkait penyidikan…
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan di rumah Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq…
