Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, memberikan dampak positif di lingkup sekolah, khususnya di SMPN 1 Kabupaten Sorong. Para siswa terlihat bersemangat dan menyenangi hidangan sehat yang disediakan setiap hari melalui dapur MBG. Keberhasilan program ini terlihat dari senyuman dan tawa para siswa saat menikmati makanan sehat tersebut. Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Yan Permenas Mandenas, turut hadir dan mengawasi pelaksanaan program ini secara langsung. Ia berinteraksi dengan para siswa, mendengarkan pendapat mereka, dan melihat bagaimana menu makanan dinikmati oleh siswa.
Dalam kunjungannya, Mandenas menanyakan menu makan siang kepada para siswa di halaman sekolah. Para siswa dengan antusias menjawab bahwa menu hari itu terdiri dari ayam, sayur, nasi, dan jeruk tanpa sambal. Jawaban mereka memancing tawa dari guru-guru yang mendampingi. Legislator Gerindra itu sangat bangga melihat kesadaran para siswa akan pentingnya pola makan seimbang. Menu MBG yang disajikan sesuai dengan standar Badan Gizi Nasional (BGN) mencakup semua nutrisi yang diperlukan oleh siswa.
Mandenas juga menegaskan bahwa kualitas makanan menjadi perhatian utama pemerintah. Ia meminta agar jika ada kekurangan dalam menu tersebut, segera dilaporkan untuk diperbaiki. Tidak hanya memantau program, namun Mandenas juga berinteraksi dengan para siswa untuk memahami preferensi mereka. Para siswa dengan cepat menyebutkan bahwa nasi goreng dan ayam goreng adalah menu favorit mereka. Pendamping program dan siswa terlihat akrab dan ceria selama kunjungan tersebut.
Sebagai bagian dari upaya Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Program MBG menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut. Sampai Oktober 2025, lebih dari 12.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di seluruh Indonesia, mencapai sekitar 36,7 juta penerima manfaat, mulai dari anak PAUD hingga ibu hamil. Dengan semangat belajar dan keceriaan yang terpancar dari siswa di Sorong, program ini menjadi modal berharga untuk masa depan Papua dan Indonesia secara keseluruhan.












