Komisi X Kawal Penguatan BRIN: Fokus Modernisasi Laboratorium

Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kawasan Sains dan Teknologi (KST) B.J. Habibie Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Tangerang Selatan, Banten. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pemetaan kebutuhan strategis sektor riset nasional. KST B.J. Habibie dipilih sebagai lokasi kunjungan karena merupakan pusat pengembangan teknologi terbesar di Indonesia. Dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, menekankan pentingnya ekosistem riset terpadu dalam meningkatkan inovasi global. Infrastruktur KST, didukung oleh 5 organisasi riset, 42 pusat riset, dan 10 laboratorium lintas bidang, menjadi dasar bagi para peneliti untuk bekerja lebih terstruktur dan terfokus.

Himmatul Aliyah juga menyoroti berbagai hambatan yang dihadapi para peneliti, termasuk penuaan alat laboratorium, keterlambatan pembaruan perangkat pendukung riset, dan keterbatasan teknisi laboratorium. Dia menegaskan bahwa riset yang kuat memerlukan dukungan ekosistem yang lengkap, mulai dari instrumen modern hingga sumber daya manusia yang memadai. Komisi X DPR RI berkomitmen untuk mendukung BRIN dengan tambahan anggaran guna memastikan penelitian dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman digital.

Himmatul Aliyah juga menekankan pentingnya memastikan bahwa aset riset negara memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dia mendorong BRIN untuk mempercepat hilirisasi riset, meningkatkan kolaborasi dengan perguruan tinggi dan industri, serta memperkuat kapasitas peneliti muda melalui program pembinaan. Dorongan anggaran yang kuat perlu diimbangi dengan reformasi tata kelola riset yang lebih lincah, terukur, dan berorientasi pada hasil guna mempercepat lahirnya inovasi yang dapat menjawab kebutuhan nasional. Potensi riset Indonesia akan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dengan dukungan fiskal yang memadai dan manajemen riset yang modern.

Source link