Pembangunan 500 Unit Huntara di Sumbar: Progres Capai 90%

Beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengusulkan penambahan sekitar 500 unit hunian sementara (huntara) kepada Daya Anagata Nusantara (Danantara). Menurut Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, usulan tersebut mencakup tambahan 182 unit dari Kabupaten Agam, 100 unit dari Kabupaten Padang Pariaman, 150 unit dari Kabupaten Limapuluh Kota, dan sisanya dari Kabupaten Tanah Datar. Andre menyatakan bahwa masih diperlukan sekitar 500 unit huntara tambahan.

Di Kabupaten Padang Pariaman, Andre dan rombongan Komisi VI bersama Danantara, Pertamina, Mining Industry Indonesia (Mind.ID), serta lembaga BUMN lainnya meninjau kemajuan pembangunan huntara di Kecamatan Batang Anai. Andre memberikan apresiasi terhadap kinerja Danantara dalam mempercepat pembangunan huntara untuk masyarakat terdampak bencana. Pembangunan huntara di Batang Anai mencapai 90% dalam waktu delapan hari kerja, menunjukkan efektivitas kerja BUMN untuk kepentingan rakyat. Huntara yang dibangun dilengkapi dengan fasilitas seperti tempat berolahraga, taman bermain anak, dan ruang pertemuan, bukan hanya sebagai tempat tinggal sementara.

Komisi VI DPR RI berkomitmen untuk terus mengawasi pembangunan huntara di seluruh wilayah Sumatera Barat. Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, BUMN, dan pemerintah daerah dalam pembangunan huntara. Huntara tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga memberikan rasa aman dan perhatian terhadap aspek psikososial bagi masyarakat terdampak bencana.

Manajer Direktur Manajemen Pihak Pihak Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rohan Hafas, mengatakan bahwa Danantara siap membangun 15 ribu unit huntara di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data BNPB menunjukkan 33 ribu rumah rusak akibat bencana. Pembangunan tambahan 100 huntara di Kabupaten Padang Pariaman direncanakan selesai dalam dua minggu, sebelum bulan puasa. Dengan adanya langkah ini, diharapkan semua korban banjir di Sumbar dapat tinggal di hunian yang layak, sementara proyek ini juga sebagai bagian dari upaya Indonesia dalam pemulihan pasca bencana yang lebih komprehensif.

Source link