Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menegaskan pentingnya negara dalam memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya yang tumbuh dari inisiatif masyarakat. Kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Kampung Batik Okra di Surabaya, Jawa Timur, memperlihatkan keberhasilan inisiatif masyarakat dalam membangun kampung ekonomi kreatif. Rahayu menyatakan bahwa penguatan ekonomi kreatif tidak terlepas dari pelestarian budaya, agar generasi muda tetap mengenal dan menghargai kekayaan budaya Indonesia.
Kampung Batik Okra menjadi contoh pengembangan ekonomi kreatif melalui kreativitas dan peran aktif masyarakat lokal. Meskipun terdapat tantangan dalam pemasaran dan pengelolaan usaha, Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia perlu memberikan perhatian serius pada kedua aspek tersebut. Dengan keunikan batik Kampung Okra yang custom dan memiliki nilai jual tinggi karena motifnya yang langka, terbuka peluang untuk ekspor internasional.
Rahayu juga berharap adanya sinergi antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dalam mempromosikan produk Kampung Batik Okra internasional. Selain itu, rencana penguatan pembiayaan melalui skema KUR untuk pelaku ekonomi kreatif juga disorot sebagai langkah mendukung pertumbuhan sektor ekonomi ini. Dengan adanya dukungan pemasaran, pembiayaan, dan promosi, diharapkan Kampung Batik Okra dapat terus berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif yang berdaya saing baik di tingkat nasional maupun internasional.












