Waspada Agenda Terselubung dalam Reformasi Polri: Ingatkan Habiburokhman

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, memperingatkan tentang keberadaan “penumpang gelap” dalam wacana percepatan reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Menurutnya, pihak-pihak tertentu dengan agenda politik atau kepentingan pribadi bisa berpotensi merusak semangat reformasi Polri. Mereka mungkin mantan pejabat yang tidak berbuat apa-apa selama menjabat namun kini mencoba mempengaruhi kebijakan terkait Polri. Narasi yang disuarakan oleh kelompok-kelompok ini dianggap berbeda secara ekstrem dari semangat reformasi yang telah diatur dalam konstitusi. Habiburokhman menegaskan pentingnya memastikan bahwa percepatan reformasi Polri harus sesuai dengan koridor konstitusi dan TAP MPR Nomor VII tahun 2000. Ia mengakui adanya oknum yang melakukan pelanggaran dalam setiap institusi, namun penting untuk memastikan bahwa upaya percepatan reformasi Polri tidak melenceng dari prinsip-prinsip yang telah ditetapkan. Langkah-langkah percepatan reformasi Polri harus terus diawasi agar tetap berada dalam koridor konstitusi dan tidak mengarah pada arah yang keliru.

Source link