Menurut Prabowo, kebijakan makan bergizi gratis merupakan kebutuhan penting bagi mayoritas masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan ekonomi. Program tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin kebutuhan dasar, meskipun mungkin tidak dirasakan urgensi oleh kalangan berpenghasilan tinggi atau berpendidikan mapan.
Prabowo menegaskan bahwa makan bergizi gratis sangat diperlukan oleh mayoritas rakyat, terutama yang masih berjuang dengan kekurangan gizi. Respons ini beliau sampaikan sebagai tanggapan terhadap kritik yang muncul ketika program MBG pertama kali diluncurkan dan disebut sebagai pemborosan anggaran negara.
Meskipun banyak yang meragukan kebijakan tersebut, Prabowo yakin bahwa program makan bergizi gratis adalah langkah yang tepat. Kekurangan gizi masih menjadi tantangan serius yang berdampak pada tumbuh kembang anak dan dapat memperparah lingkaran kemiskinan apabila tidak ditangani dengan cepat.
Prabowo menambahkan bahwa program MBG didasarkan pada pembelajaran dari praktik di berbagai negara maju dan demokratis. Banyak negara telah lebih dulu menerapkan program makan bergizi gratis sebagai bagian dari kebijakan perlindungan sosial dan pembangunan sumber daya manusia.
Sebagai penutup, Prabowo menekankan bahwa puluhan negara maju dan demokratis telah memiliki program makan bergizi gratis untuk rakyatnya. Hal ini menunjukkan relevansi dan kebutuhan akan program serupa di Indonesia.












