Sugiat Santoso Ajak Mahasiswa untuk Kawal Reformasi Pemasyarakatan dan HAM

Sugiat Santoso mengajak mahasiswa untuk turut serta membangun aliansi dalam mengawal reformasi di bidang pemasyarakatan dan hak asasi manusia (HAM). Ajakan ini disampaikan setelah Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi XIII DPR RI dengan Pengurus Nasional BEM Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama se-Nusantara dan Koordinator Pusat Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia di Kompleks Parlemen, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa Komisi XIII sedang membentuk panitia kerja pemasyarakatan sebagai bagian dari agenda legislasi. Sugiat menekankan pentingnya masukan dari mahasiswa dalam pembahasan tata kelola pemasyarakatan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Komisi XIII merupakan komisi baru DPR RI yang fokus pada pembangunan hukum dan hak asasi manusia (HAM) dalam periode ini. Dalam pelaksanaannya, komisi ini bermitra dengan lembaga seperti Komnas HAM, LPSK, Komnas Perempuan, dan Kementerian HAM. Dari laporan yang diterima, masih banyak masyarakat yang mengalami ketidakadilan dan kesewenang-wenangan. Aduan yang masuk sering melibatkan oknum aparatur penegak hukum, oknum pemerintah, dan korporasi.

Sugiat juga menyoroti kasus seorang warga lanjut usia yang menjadi korban kekerasan setelah menolak aktivitas mafia tambang di wilayahnya. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa di tingkat akar rumput untuk memperjuangkan hak rakyat. Sugiat berharap pertemuan ini akan menjadi awal dari aliansi antara DPR dan mahasiswa dalam mengawal isu hukum dan HAM untuk keadilan sosial yang lebih baik. Dengan kolaborasi yang terbangun, reformasi kebijakan di bidang hukum dan pemasyarakatan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan adil.

Source link