Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, mendorong Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) untuk segera mengambil langkah mitigasi terhadap jemaah umrah Indonesia yang terdampak situasi geopolitik di Timur Tengah. Situasi ini menyebabkan penutupan ruang udara dan gangguan penerbangan internasional. Komisi VIII terus berkoordinasi dengan Pemerintah untuk memastikan keselamatan jemaah di Arab Saudi dan dalam perjalanan, terutama yang transit di Doha, Qatar, dan Dubai. Abdul Wachid menegaskan pentingnya PPIU dan otoritas negara dalam mengatasi situasi ini dengan tanggung jawab penuh. Ia juga meminta Pemerintah untuk menyiapkan langkah darurat jika situasi tidak membaik. Selain itu, menjelang bulan Ramadan dengan meningkatnya arus keberangkatan umrah, masyarakat diimbau untuk menunda perjalanan hingga ada kepastian keamanan. Komisi VIII DPR RI akan terus mengawal situasi ini dan memastikan koordinasi lintas sektoral untuk keselamatan jemaah Indonesia.
Mitigasi Cepat Jemaah Umrah di Negara Transit Imbas Konflik Timur Tengah
Read Also
Recommendation for You

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD KMP) Sebagai Penopang Rantai Pasok Nasional Anggota Komisi VI DPR…

Prabowo Subianto Terima Kunjungan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan…

Pengawasan Fraksi Gerindra terhadap Implementasi Sistem Registri Unit Karbon Pengawasan Fraksi Gerindra terhadap Implementasi Sistem…

Kawendra Lukistian: Apresiasi Langkah BNI dalam Penyaluran KUR Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra,…

FraksiGerindra.id – Kebun Raya Bogor: Destinasi Wisata Unggulan Indonesia Kebun Raya Bogor: Destinasi Wisata Unggulan…







