Satuan Tugas (Satgas) Galapana DPR RI telah berhasil memfasilitasi kesepakatan antara Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terkait penyediaan lahan disposal untuk material sisa banjir dari Sungai Krueng Meureudu. Rapat koordinasi dipimpin oleh TA Khalid, Koordinator Satgas Galapana DPR RI, di Aula Media Center Penanggulangan Bencana Banjir dan Tanah Longsor Kabupaten Pidie Jaya. Normalisasi Sungai Meureudu di Desa Meunasah Lhok sebagai langkah tanggap darurat bencana hidrometeorologi telah menghasilkan material pengerukan sebanyak 124.324 meter kubik yang memerlukan lahan disposal khusus. Kolaborasi antara Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan diharapkan mampu memastikan proses pembersihan sungai berjalan lancar serta infrastruktur pengendalian banjir berfungsi optimal. Pelaksanaan rapat koordinasi juga dihadiri oleh beberapa pihak terkait untuk mendukung penanganan pascabencana di Aceh.
Penanganan Sedimen Sungai Krueng Meureudu: Satgas Galapana Pidie Jaya
Read Also
Recommendation for You

Komisi X dari DPR RI menyoroti peran strategis pemerintah daerah dalam keberhasilan implementasi Tes Kemampuan…

Sebagai Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh menekankan…

Muhammad Husein Fadlulloh, Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR RI, dengan tegas mendorong…

Pada Sidang Umum Inter-Parliamentary Union ke-152 di Istanbul pada 15–19 April 2026, Badan Kerja Sama…

Pemagangan harus lebih difokuskan pada peningkatan keterampilan peserta, bukan sekadar pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di…






