Abdul Wachid Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jepara
Abdul Wachid, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, melakukan peninjauan langsung pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara pada Sabtu (2/5/2026). Dari hasil peninjauan, progres pembangunan proyek tersebut telah mencapai 50 persen dan terus berjalan sesuai jadwal yang ditentukan.
Kunjungan untuk Memastikan Kualitas dan Ketercapaian Target
Abdul Wachid menjelaskan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan tidak sekadar tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari program di bawah Kementerian Sosial yang menjadi mitra kerja Komisi VIII DPR RI.
“Sekolah rakyat di bawah naungan Kementerian Sosial yang merupakan mitra kerja Komisi VIII, makanya kita turun langsung memantau progresnya. Saat ini, progresnya menggembirakan sesuai jadwal,” kata Abdul Wachid.
Pembangunan Sekolah Rakyat di lahan seluas 10,2 hektare tersebut telah dimulai sejak Desember 2025 dengan target penyelesaian selama delapan bulan. Dengan kondisi cuaca mendukung, proyek ini memiliki potensi untuk rampung lebih cepat dari jadwal semula.
Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Penanggulangan Kemiskinan
Abdul Wachid menegaskan bahwa Komisi VIII DPR RI akan terus melakukan pengawasan hingga pembangunan selesai dan sekolah siap beroperasi. Langkah ini penting guna memastikan program berjalan optimal dan tepat sasaran.
Sekolah Rakyat Suwawal Timur direncanakan sebagai sekolah berasrama dengan fasilitas lengkap. Terdapat 27 gedung yang sedang dibangun, mencakup ruang belajar, asrama, gedung olahraga, ruang pertemuan, tempat ibadah, dapur, serta ruang terbuka hijau dan fasilitas pendukung lainnya.
Abdul Wachid juga menekankan bahwa Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 (sangat miskin) dan desil 2 (miskin). Hal ini sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan.
“Sesuai amanat Presiden Prabowo sekolah rakyat memang diproyeksikan ikut berkontribusi memutus mata rantai kemiskinan,” tandasnya.












