Ketersediaan Stok Pangan di Provinsi Jambi Aman Selama Enam sampai Tujuh Bulan ke Depan
Menurut Anggota Komisi XII DPR RI, Rocky Candra, ketersediaan stok pangan di Provinsi Jambi dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama enam hingga tujuh bulan ke depan. Hal ini disampaikan setelah menerima paparan kinerja dari Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi dalam kunjungan kerja di daerah tersebut.
Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Dijaga
Rocky menegaskan bahwa stok pangan yang tersedia saat ini masih dalam level aman, sehingga dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat. Namun, ia juga menyoroti pentingnya distribusi yang efektif serta ketepatan sasaran penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat.
Validasi Data Penerima Bantuan Pangan
Menurut Rocky, validasi data penerima bantuan pangan, terutama bagi kelompok masyarakat kurang mampu, harus dilakukan secara detail agar tidak terjadi kesalahan distribusi di lapangan. Cakupan penerima bantuan di Provinsi Jambi yang mencapai sepertiga total kepala keluarga harus didukung oleh pendataan yang rinci.
Rocky juga mendorong sinergi antara pemerintah daerah, Bulog, dan instansi terkait untuk memastikan distribusi bantuan pangan berjalan lancar hingga ke tingkat desa. Selain itu, ia menyoroti kebutuhan pembangunan infrastruktur gudang penyimpanan untuk memperkuat cadangan pangan regional.
Optimalisasi Serapan Jagung untuk Mendukung Petani Lokal
Bukan hanya komoditas beras, Rocky juga memberikan perhatian khusus pada optimalisasi serapan jagung oleh Bulog sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan mendukung petani lokal. Ia berkomitmen untuk membantu memfasilitasi komunikasi antara Bulog, Pemerintah Provinsi Jambi, dan dinas pertanian agar proses penyerapan jagung dapat berjalan lebih maksimal.
Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi, Wiwin Indratno, menjelaskan bahwa hingga awal 2027, kondisi stok pangan di wilayah Jambi masih dalam kategori aman. Dengan total stok beras mencapai lebih dari 14 ribu ton, ditambah komoditas lain seperti jagung, gula, dan minyak goreng, cadangan pangan di daerah tersebut terpenuhi.
Penyaluran bantuan pangan terus dilakukan melalui program Bantuan Pangan Beras (PBP) dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga keterjangkauan harga beras di pasaran. Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan, distribusi bantuan, pembangunan infrastruktur, dan pemanfaatan komoditas lokal terjaga untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat.












