Review Program Pena Warna dan Donasi Sarana di Lapas Karang Intan

Anggota DPR RI Tinjau Pelaksanaan Program Pena Warna di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan

Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Muhammad Rofiqi, melakukan kunjungan kerja khusus ke Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau pelaksanaan Program Pena Warna dan menyerahkan bantuan sarana serta prasarana untuk mendukung kegiatan pembinaan warga binaan.

Kunjungan untuk Pengawasan dan Pendukung Program Pena Warna

Kunjungan yang dilakukan oleh Muhammad Rofiqi merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap sistem pemasyarakatan. Selama kunjungan ini, Rofiqi meninjau fasilitas pembinaan, berdialog dengan jajaran lapas, dan mendengarkan aspirasi warga binaan terkait program yang ada serta kebutuhan sarana pendukung di lingkungan lapas.

Salah satu program yang menjadi fokus peninjauan adalah Program Pena Warna, yang memberikan akses bagi warga binaan untuk tetap melanjutkan pendidikan selama masa hukumannya. Melalui program ini, warga binaan dapat mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran, termasuk perkuliahan daring Program Sarjana (S1) Kewirausahaan.

Interaksi dan Apresiasi Program S1 Kewirausahaan

Di hadapan petugas dan warga binaan, Rofiqi menegaskan tujuan kehadirannya untuk mendengarkan aspirasi secara langsung sebagai bagian dari tugas pengawasan DPR RI. Selain berdialog dengan warga binaan, Rofiqi juga menghubungi anggota keluarga warga binaan melalui sambungan telepon, yang mendapat respons positif dari peserta kegiatan.

Rofiqi juga memberikan apresiasi terhadap Program S1 Kewirausahaan yang dianggapnya sebagai langkah positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan. Menurutnya, program pendidikan di lingkungan pemasyarakatan dapat membantu warga binaan untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah masa pidana.

Melalui Program Pena Warna dan program pembinaan lainnya, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kemandirian warga binaan sebagai persiapan untuk kembali ke masyarakat.

Source link