Saat ini, Kabupaten Magetan dikejutkan dengan aksi teror pocong jadi-jadian yang meresahkan warga Kelurahan Tawanganom. Polisi berhasil mengungkap bahwa pelaku di balik aksi tersebut adalah lima pelajar SMP.
Pelajar SMP Sebagai Dalang Teror Pocong
Menyamar menjadi pocong, kelima pelajar tersebut membuat video yang kemudian viral di media sosial. Aksi mereka tersebut menuai kekhawatiran dan ketakutan bagi masyarakat sekitar. Kepala Kepolisian Sektor Magetan, AKP Johannes Agus Prasetyo, menyatakan bahwa pelajar tersebut mengaku hanya bercanda dan tidak bermaksud menakut-nakuti.
Hasil penyelidikan polisi menunjukkan bahwa motif dari aksi tersebut hanyalah untuk membuat konten di media sosial tanpa ada niat jahat. Meskipun demikian, tindakan mereka telah menimbulkan reaksi berlebihan dari masyarakat setempat.
Penangkapan Lima Pelajar
Setelah kasus ini mencuat, pihak kepolisian segera bertindak. Kelima pelajar tersebut akhirnya diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi juga memberikan pembinaan kepada para pelajar agar tidak mengulangi perbuatan yang bisa meresahkan masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kelima pelajar tersebut berasal dari sekolah yang sama dan sudah diidentifikasi oleh pihak berwajib. Proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengetahui peran masing-masing pelajar dalam aksi teror pocong di Magetan tersebut.
Diharapkan dengan penangkapan kelima pelajar ini, kejadian serupa tidak akan terulang di masa yang akan datang. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh berita bohong atau aksi provokatif di media sosial.
