Kamrussamad: Pelemahan Rupiah Menjadi Momentum Penting untuk Berbenah
Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad, menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini. Menurutnya, masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan kebijakan moneter jangka pendek. Pelemahan rupiah merupakan akibat dari struktur ekonomi nasional yang masih sangat tergantung pada pembiayaan luar negeri dalam valuta asing.
Mengurangi Ketergantungan pada Valas
Kamrussamad menilai perlu adanya langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan mata uang asing lainnya. Salah satu langkah yang bisa diambil adalah dengan memperkuat skema Local Currency Settlement (LCS) yang sebelumnya sudah disepakati Indonesia dengan beberapa negara mitra dagang seperti Tiongkok, Jepang, dan Malaysia.
Penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan bilateral diharapkan bisa mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sehingga stabilitas nilai tukar rupiah lebih mudah dipertahankan. Kamrussamad menegaskan pentingnya pengoptimalan kembali LCS sebagai bagian dari upaya membangun fondasi ekonomi nasional yang lebih kuat.
Memperkuat Fondasi Ekonomi Nasional
Menurut Kamrussamad, pelemahan rupiah harus dijadikan momentum untuk melakukan pembenahan struktur ekonomi secara menyeluruh. Pemerintah perlu mengurangi ketergantungan pada pembiayaan berbasis valas serta memperkuat sektor-sektor produktif yang dapat menghasilkan devisa secara berkelanjutan.
Ia optimistis bahwa kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang telah diterapkan pemerintah akan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan cadangan devisa nasional. Namun, Kamrussamad juga menegaskan bahwa hasil kebijakan tersebut membutuhkan waktu untuk dapat dirasakan secara optimal.
Dengan kombinasi penguatan cadangan devisa, optimalisasi LCS, dan pembenahan struktur ekonomi nasional, Kamrussamad yakin bahwa stabilitas rupiah bisa terjaga di masa mendatang. Fondasi ekonomi yang lebih kuat akan membuat rupiah lebih tahan terhadap tekanan eksternal yang mungkin terjadi.












