Sugiat Santoso: Apresiasi Program Literasi Rutan Surabaya

Sugiat Santoso Apresiasi Program Literasi di Rutan Surabaya

FraksiGerindra.id – Komisi XIII DPR RI memberikan apresiasi terhadap inovasi pembinaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka menerapkan program di mana pelanggaran tata tertib berubah menjadi kewajiban membaca buku dan menulis esai. Hal ini dianggap sebagai terobosan yang memperkuat pendekatan pembinaan secara edukatif dan humanis.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, menyebut kebijakan Rutan Kelas I Surabaya sebagai langkah strategis mendukung transformasi sistem pemasyarakatan nasional. Pendekatan ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lainnya di Indonesia.

Langkah Progresif dalam Membentuk Karakter dan Kesadaran Diri

Sugiat menyatakan bahwa perubahan dari sanksi fisik ke aktivitas literasi merupakan langkah progresif. Dengan cara ini, pengetahuan warga binaan akan meningkat, sambil membangun karakter, tanggung jawab, serta kesadaran diri. Pendekatan ini diyakini dapat menciptakan budaya literasi dan nilai-nilai positif di lingkungan pemasyarakatan.

Rutan Kelas I Surabaya memanfaatkan perpustakaan sebagai sarana rehabilitasi perilaku. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang melanggar tata tertib diminta untuk membaca buku dan menulis esai sebagai bentuk refleksi dan pembelajaran. Buku-buku biografi tokoh nasional dan Presiden Prabowo Subianto disediakan untuk memberikan inspirasi dan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, serta nasionalisme.

Pola Pembinaan yang Patut Dicontoh

Sugiat berharap inovasi yang diterapkan di Rutan Surabaya bisa menjadi model pembinaan nasional melalui kebijakan Ditjen Pemasyarakatan. Program literasi ini diharapkan mampu menginspirasi lembaga pemasyarakatan lain untuk membentuk karakter serta persiapan kembali ke masyarakat bagi warga binaan.

Dirinya berpendapat bahwa inovasi seperti ini perlu terus berkembang agar dapat memberikan dampak positif dan nyata dalam perubahan perilaku serta pembangunan karakter warga binaan.

Source link