Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Angkut Lebih Murah, Daerah Tidak Tertinggal

Prabowo Subianto Resmikan Selesainya Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan selesainya pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di seluruh Indonesia. Peresmian ini dilakukan oleh Prabowo sebagai upaya pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan menurunkan biaya logistik bagi masyarakat. Acara peresmian tersebut berlangsung di Sampang, Jawa Timur, pada Selasa (23/6).

Jalan Daerah: Urat Nadi Perekonomian Rakyat

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa jalan daerah memiliki peran yang sangat penting sebagai penghubung utama bagi pergerakan hasil panen petani, hasil kebun, hasil perikanan, dan berbagai produk masyarakat dari desa menuju pasar dan pusat distribusi. Keberadaan jalan daerah diakui Prabowo sebagai urat nadi perekonomian rakyat, terutama mengingat kondisi geografis Indonesia yang luas dengan beragam perbedaan.

Prabowo menekankan pentingnya konektivitas jalan dalam menurunkan biaya logistik, sehingga angkutan menjadi lebih murah dan efisien. Dengan adanya jaringan jalan yang memadai, pusat produksi dan permukiman dapat terhubung secara lancar, mendukung pertumbuhan ekonomi dan distribusi barang.

Peran Pemerintah dalam Mewujudkan Konektivitas Jalan Daerah

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dalam laporannya kepada Presiden Prabowo, menyampaikan bahwa pembangunan jalan daerah ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. Inpres ini dijadikan arahan dalam mendukung swasembada melalui penguatan sistem logistik nasional.

Dody menekankan bahwa pembangunan jalan daerah bukan hanya sekedar infrastruktur fisik, namun juga memperkuat rantai pasok dan distribusi hasil produksi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, seluruh pekerjaan pembangunan jalan dilakukan dengan pengawasan mutu yang ketat untuk memastikan kualitas yang optimal.

Presiden Prabowo juga mengajak pemerintah daerah untuk memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun secara optimal demi kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Prabowo menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran negara secara bertanggung jawab agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh daerah.

Inpres Nomor 11 Tahun 2025 bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, menurunkan biaya logistik, memperlancar distribusi hasil pertanian, perikanan, dan perdagangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kabupaten Sampang di Jawa Timur, yang dilalui koridor jalan nasional utama, memiliki peran strategis sebagai simpul konektivitas dan penggerak ekonomi masyarakat Madura.

Source link