Titiek Soeharto: Swasembada Pangan Harus Sejalan dengan Kesejahteraan Petani
Titiek Soeharto, Ketua Komisi IV DPR RI, menegaskan bahwa keberhasilan program swasembada pangan nasional tidak boleh dicapai dengan mengorbankan kesejahteraan petani, melainkan seharusnya meningkatkan kesejahteraan petani sebagai fondasi sektor pertanian yang kuat dan kedaulatan pangan nasional.
Suara Kesejahteraan Petani sebagai Pondasi Pertanian Indonesia
Siti Hediati Soeharto, atau akrab disapa Titiek Soeharto, menyampaikan pendapatnya saat memimpin Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI dalam kegiatan Panen Raya Padi di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
“Keberhasilan swasembada pangan harus beriringan dengan peningkatan kesejahteraan petani. Petani yang sejahtera adalah kunci keberhasilan sektor pertanian dan kedaulatan pangan Indonesia,” ujar Titiek.
Pembangunan Pertanian yang Berpihak pada Petani
Titiek menekankan bahwa pembangunan pertanian harus menyertakan penyediaan sarana produksi, penguatan infrastruktur, modernisasi pertanian, dan jaminan harga yang menguntungkan petani. Setiap kebijakan pangan harus mengutamakan kesejahteraan petani sebagai prioritas utama.
Titiek juga menjamin bahwa Komisi IV DPR RI akan mengawal implementasi kebijakan pertanian untuk memastikan bahwa program-program tersebut benar-benar menguntungkan petani dan memperkuat kedaulatan pangan nasional.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para petani, penyuluh pertanian, penyalur pupuk bersubsidi, pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, serta BUMN yang telah berkolaborasi dalam meningkatkan produksi padi nasional.
Titiek berharap bahwa melalui momen panen raya ini, komitmen untuk membangun sektor pertanian yang produktif, modern, dan pro-petani semakin diperkuat untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta kemajuan pertanian Indonesia.












