Fasilitas Pengairan TNI Maksimalkan Panen Tiga Kali Setahun

Fasilitas Pengairan TNI Dukung Pertanian: 100 Ribu Hektar Sawah Bisa Panen 3 Kali Setahun

TNI Angkatan Darat (TNI AD) terus melakukan pembangunan fasilitas pengairan untuk mendukung lahan pertanian seluas lebih dari 100 ribu hektare. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan lahan pertanian yang sebelumnya sangat bergantung pada hujan dapat menghasilkan panen hingga tiga kali dalam setahun.

Rincian Pembangunan Fasilitas Pengairan

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan bahwa TNI AD telah membangun fasilitas pengairan pertanian di 1.703 titik sebagai bagian dari program Manunggal Air. Fasilitas ini berhasil mengairi lahan tadah hujan seluas 83.150 hektare, memberikan dampak signifikan bagi produktivitas pertanian setempat.

Maruli mengungkapkan bahwa pembangunan fasilitas irigasi akan terus diperluas. Saat ini, TNI AD sedang mengerjakan pembangunan fasilitas air pertanian di 445 titik, dengan target mengairi sekitar 16.970 hektare lahan pertanian. Dengan tambahan ini, total lahan yang mendapatkan dukungan pengairan tahun ini mencapai sekitar 100.120 hektare, berpotensi meningkatkan produksi gabah nasional.

Pembangunan Infrastruktur Air Lainnya

Selain pembangunan fasilitas pengairan untuk pertanian, TNI AD juga fokus pada pembangunan jaringan pipanisasi untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah-wilayah yang sulit mendapatkan sumber air. Salah satu proyek jaringan pipanisasi terpanjang sedang dilakukan di Pulau Bawean, Jawa Timur, dengan panjang mencapai 15 kilometer. Proyek serupa juga sedang dikerjakan di Samosir, Sumatera Utara, diharapkan selesai pada akhir tahun ini.

Source link