JAKARTA, FraksiGerindra.id — Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,45 persen pada semester I 2026 dikomentari oleh Wakil Ketua Banggar DPR RI dan Kapoksi Gerindra Komisi XI DPR RI, Wihadi Wijanto. Menurutnya, pertumbuhan ini didorong oleh faktor-faktor seperti konsumsi rumah tangga, akses kredit yang mudah, serta aktivitas usaha masyarakat dan pelaku UMKM.
Faktor Penopang Pertumbuhan Ekonomi
Wihadi menyatakan bahwa angka pertumbuhan ini mencerminkan dinamika ekonomi yang terjadi di tengah masyarakat. Konsumsi rumah tangga menjadi salah satu komponen yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan tersebut.
Menurut Wihadi, penting untuk melihat perkembangan ekonomi berdasarkan berbagai situasi di setiap periode waktu. Momentum seperti perayaan Lebaran juga turut mendorong peningkatan konsumsi dan daya beli masyarakat.
Pentingnya Akses Pembiayaan dan Peran UMKM
Wihadi menyoroti pentingnya akses terhadap pembiayaan untuk mendukung kelangsungan usaha dan pengembangan ekonomi. Kemudahan dalam mendapatkan kredit dianggap dapat membantu pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas dan menjaga kegiatan ekonomi tetap berjalan.
Selain itu, Wihadi juga menekankan peran usaha mikro, kecil, dan menengah dalam menciptakan perputaran ekonomi di masyarakat. Aktivitas UMKM yang menyediakan kebutuhan sehari-hari ikut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut Wihadi, keberlanjutan akses pembiayaan dan dukungan terhadap pelaku usaha, terutama UMKM, sangat penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Dengan semakin kuatnya kegiatan usaha di masyarakat, diharapkan perputaran ekonomi bisa semakin luas dan memberikan dampak positif bagi perekonomian secara keseluruhan.












