Prabowo Subianto: Pemerintah Terus Berupaya Pemerataan Akses Kesehatan
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara tegas menyatakan bahwa pemerintah telah berusaha keras untuk melakukan pemerataan akses kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia selama pemerintahannya. Usaha ini tercermin dalam berbagai capaian pemerintah di sektor kesehatan. Salah satunya adalah peningkatan jumlah penerima manfaat Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta kenaikan kelas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Capaian Program CKG dan Kualitas RSUD
Dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, Prabowo menyebut bahwa sejak diluncurkan pada Februari 2025 hingga Juni 2026, program CKG berhasil menjangkau 108 juta orang. Program ini kini dapat diakses melalui 10.255 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di seluruh Indonesia. Meskipun demikian, Prabowo menginginkan partisipasi lebih banyak masyarakat dalam CKG untuk deteksi dini masalah kesehatan mereka.
Selain memperluas akses kesehatan, Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia. Pemerintah telah membangun dan meningkatkan kualitas 66 RSUD di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Saat ini, 20 RSUD baru beroperasi sebagai bukti nyata perbaikan ini.
Resolusi Masalah Kekurangan Tenaga Medis
Untuk mengatasi kekurangan dokter umum dan spesialis di Indonesia, Prabowo menyatakan bahwa pemerintah akan bertindak cepat. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa ratusan kabupaten dan kota membutuhkan tambahan ribuan dokter. Selama 21 bulan terakhir, pemerintah telah membuka sembilan fakultas kedokteran baru dan 170 program studi spesialis dan subspesialis untuk menutup kekurangan ini. Program studi spesialis bahkan hadir di 11 provinsi untuk menjawab kebutuhan akan dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis.












