Prabowo Subianto Terima Kartu Anggota Seumur Hidup NU
Sebuah momen bersejarah terjadi saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) dengan status anggota seumur hidup. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar, saat penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Kesempatan Langka
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan bahwa penerimaan Kartanu NU sebagai anggota seumur hidup merupakan sebuah kehormatan besar baginya. Ia merasa diakui sebagai bagian integral dari keluarga besar organisasi Islam terbesar di Indonesia. Prabowo juga menjelaskan bahwa sebelumnya ia telah diberitahu oleh Ketua Umum PBNU periode 2021–2026, Yahya Cholil Staquf, bahwa Kartanu miliknya telah siap.
“Makanya saya datang. Saya datang karena janji, janji harus dipegang. Begitu saya dapat (Kartanu), saya putuskan saya hadir,” ungkap Prabowo. Bagi Prabowo, menghadiri acara tersebut adalah bentuk dari keseriusannya dalam memenuhi janji-janji yang telah dibuat sebelumnya.
Sinergi dengan NU
Penerimaan Kartanu oleh Prabowo bukan hanya sekedar simbol keanggotaan organisasi, tetapi juga melambangkan komitmen NU untuk bersinergi dengan pemerintah dan elemen masyarakat lainnya demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Prabowo percaya bahwa kerjasama yang erat antara pihaknya dan NU akan mampu mengangkat jutaan rakyat Indonesia keluar dari garis kemiskinan.
Di akhir pernyataannya, Prabowo menegaskan rasa terima kasihnya atas penerimaan Kartanu tersebut. Beliau yakin bahwa tujuan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat akan tercapai, sebagaimana yang telah dibuktikan dalam dua tahun pertama kepemimpinannya. Sehingga, kemitraan antara Prabowo Subianto dan Nahdlatul Ulama diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia.












