Abdul Wachid Dorong Penggunaan Teknologi Khusus untuk Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan
Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Abdul Wachid, mendorong pemanfaatan teknologi khusus dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut Kalimantan Selatan. Menurutnya, karakteristik kebakaran gambut membutuhkan pendekatan yang berbeda karena sifatnya yang sulit terlihat secara langsung di permukaan.
Kondisi Kebakaran Gambut yang Terspesialisasi
Abdul Wachid menjelaskan bahwa kebakaran di lahan gambut memiliki sifat yang unik. Api bisa menjalar dan membakar bagian di bawah permukaan tanah, sehingga tidak selalu terlihat dengan jelas. Dalam beberapa kasus, hanya asap yang terlihat di atas tanah, sedangkan api masih terus membakar bagian gambut di bawah tanah.
Menurutnya, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan teknologi dan metode pemadaman yang paling efektif dalam penanganan karhutla di lahan gambut tersebut.
Penekanan pada Deteksi Dini dan Pemadaman Teknologi
Abdul Wachid juga menyoroti pentingnya deteksi dini titik-titik kebakaran dengan memanfaatkan teknologi seperti drone. Hal ini dianggap dapat membantu petugas dalam memantau dan mendeteksi titik kebakaran di wilayah gambut yang sulit dijangkau secara langsung.
Dalam upayanya untuk memperkuat penggunaan teknologi, Wachid menekankan perlunya dukungan anggaran agar teknologi tersebut dapat segera diimplementasikan sesuai kebutuhan di lapangan.
Komisi VIII DPR RI bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan terus mengkaji kebutuhan tersebut sebagai bagian dari evaluasi penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.












