Komisi IV DPR Dorong Pengembangan Budidaya Lobster di Indonesia
Komisi IV DPR RI, dipimpin oleh Ketua Siti Hediati Soeharto, mendorong percepatan pengembangan budidaya lobster nasional. Hal ini bertujuan agar Indonesia bukan hanya sebagai pemasok Benih Bening Lobster (BBL), tetapi juga menjadi salah satu produsen utama lobster budidaya di dunia.
Selama kunjungan ke Instalasi Telong-Elong Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Siti Hediati menyatakan perlunya pembangunan ekosistem budidaya lobster yang terintegrasi. Mulai dari ketersediaan benih, teknologi budidaya, sarana produksi, permodalan, hingga kepastian pasar harus diperhatikan secara serius.
Perkembangan Budidaya Lobster Masih Butuh Peningkatan
Meski upaya budidaya lobster telah dilakukan selama lebih dari 14 tahun, Siti Hediati menilai bahwa perkembangannya masih belum optimal. Oleh karena itu, perlunya solusi konkret untuk mempercepat pengembangan industri budidaya lobster di Indonesia.
Komisi IV DPR RI juga memperhatikan masalah penyelundupan BBL yang dapat merugikan ekonomi negara. Hal ini menjadi salah satu fokus pembahasan dalam upaya meningkatkan tata kelola budidaya lobster di Tanah Air.
Potensi Ekspor Benih Lobster dan Kesejahteraan Nelayan
Seiring dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 5 Tahun 2026, Komisi IV juga mendapatkan aspirasi mengenai potensi dibukanya kembali ruang ekspor BBL. Hal ini menjadi penting karena kapasitas budidaya lobster dalam negeri belum mampu sepenuhnya menyerap BBL hasil tangkapan nelayan.
Dalam rangka membahas semua aspek terkait ekspor BBL, Komisi IV akan membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk merumuskan kebijakan yang tepat. Hal tersebut juga bertujuan untuk memastikan kesejahteraan nelayan, meningkatkan industri budidaya lobster nasional, dan mendukung peningkatan devisa negara.
Siti Hediati berharap kunjungan kerja tersebut tidak hanya selesai pada penyerapan aspirasi, tetapi menghasilkan rekomendasi kebijakan konkret. Tujuannya adalah agar pengembangan budidaya lobster di Indonesia bisa dipercepat dan memberikan nilai tambah yang besar bagi nelayan, masyarakat, dan negara.










