Presiden Resmikan DTSEN Sebagai Basis Kebijakan Sosial Nasional

Pemerintah mengumumkan peluncuran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar baru dalam reformasi kebijakan sosial nasional. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan hal ini dalam pidato kenegaraannya di hadapan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Gedung Nusantara, Jakarta. Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa DTSEN akan menjadi instrumen utama negara untuk memastikan transparansi penggunaan anggaran bantuan sosial, pendidikan, dan perlindungan masyarakat kurang mampu. Menurut Presiden, kelemahan data telah menjadi akar masalah dari program-program yang tumpang tindih, ketidaktepatan sasaran bantuan, dan pemborosan anggaran. Dengan DTSEN, data sosial dan ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia akan terintegrasi dalam satu sistem nasional yang up-to-date dan dinamis. Lebih dari sekadar alat verifikasi bantuan, DTSEN juga digunakan untuk mengidentifikasi anak-anak yang berhak mendapatkan akses pendidikan prioritas melalui program Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat dirancang khusus untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat belajar dan hidup dalam kondisi yang layak, termasuk fasilitas pendukung seperti tempat tidur, meja belajar, komputer, dan lingkungan yang aman dan sehat.

Source link