Pengelolaan Sampah di Kabupaten Kuningan Mendapat Sorotan dari Anggota DPR RI Fraksi Gerindra
Dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan (HRA), menyoroti masalah serius yang terkait dengan pengelolaan sampah. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuningan, para camat, kepala desa, dan para pegiat lingkungan.
Dalam sambutannya, HRA menggarisbawahi pentingnya penanganan sampah sejak dari sumbernya, yaitu di tingkat rumah tangga dan desa. Ia mendorong adanya desa-desa percontohan yang lebih banyak dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Kuningan. HRA juga membahas fakta bahwa Kabupaten Kuningan menghasilkan sekitar 490 ton sampah setiap hari, namun hanya sekitar 200 ton yang dapat diangkut, hal ini tentu menjadi beban besar bagi APBD.
Selain itu, HRA juga menyoroti kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciniru di Kecamatan Jalaksana yang telah mencapai kelebihan kapasitas. Masalah ini telah diusulkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Lingkungan Hidup. Menurut HRA, pengelolaan sampah di banyak daerah masih belum optimal, dengan masih banyak masyarakat yang membakar sampah atau membuangnya ke sungai.
Dalam konteks nasional, HRA menyebut bahwa Indonesia menghasilkan sekitar 200 ribu ton sampah per hari, atau sekitar 72 juta ton per tahun, yang sebenarnya merupakan potensi besar jika dikelola dengan baik. HRA juga mengungkapkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap masalah sampah sebagai isu nasional, dan mendorong Kabupaten Kuningan untuk menjadi contoh wilayah bersih dan berkelanjutan.
Dalam penutupannya, HRA menegaskan bahwa semua kebijakan pengelolaan sampah harus dijalankan secara nyata, bukan hanya sebatas omong kosong. Artinya, masalah pengelolaan sampah harus benar-benar diimplementasikan secara nyata untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.












