Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menegaskan bahwa salah satu fokus utama Tim Kunjungan Kerja Panitia Kerja Pengelolaan Perbatasan Wilayah Negara di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, adalah mengevaluasi perkembangan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang di wilayah tersebut. Menurutnya, Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) adalah instrumen penting untuk mengarahkan pembangunan di Natuna yang berada di garis depan perbatasan negara dengan terarah, terukur, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Azis juga menyoroti masalah sertifikasi lahan transmigrasi yang belum terselesaikan, dan menekankan pentingnya percepatan proses sertifikasi lahan untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengucapkan apresiasi atas kunjungan Tim Panitia Kerja Komisi II. Dia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan solusi yang cepat dan tepat untuk berbagai masalah yang dihadapi masyarakat di wilayah perbatasan. Dalam rapat koordinasi selama kunjungan, dibahas isu-isu strategis terkait pengelolaan pertanahan di wilayah perbatasan, termasuk penataan kawasan perbatasan, sertifikasi aset pemerintah, optimalisasi penggunaan ruang, dan koordinasi lintas instansi.
Komisi II DPR RI berharap kunjungan ini dapat menciptakan tata kelola pertanahan yang tertib, modern, dan berkelanjutan di Kabupaten Natuna. Kunjungan ini diharapkan juga dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun Natuna sebagai pusat pertahanan dan pengembangan ekonomi nasional yang strategis.












