Dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional, Kapoksi Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan, mendorong PT Pertamina untuk terus melakukan inovasi dan terobosan strategis. Hal ini sangat penting untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga di tengah dinamika global yang bisa memengaruhi stabilitas pasokan energi nasional. Salah satu terobosan yang disarankan adalah pengembangan bahan bakar berbasis energi terbarukan seperti B50 dan bioetanol, serta peningkatan kapasitas infrastruktur penyimpanan energi nasional. Dengan adanya penguatan hilirisasi energi dan pengembangan jaringan penyimpanan, diharapkan ketahanan energi nasional bisa semakin kokoh dan berkelanjutan.
Rokhmat Ardiyan juga menyoroti peningkatan konsumsi energi masyarakat selama periode Lebaran, dimana kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) mengalami kenaikan signifikan. Meski terjadi peningkatan konsumsi energi, stok energi nasional masih dianggap aman dengan ketahanan stok beberapa jenis BBM masih berada di atas batas minimal yang ditetapkan.
DPR mendorong langkah-langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional, salah satunya adalah melalui peningkatan kapasitas penyimpanan energi sehingga ketahanan stok dapat dijaga dalam jangka waktu yang lebih panjang. Rokhmat menekankan pentingnya menjaga agar stok energi nasional tidak turun di bawah ambang batas yang telah ditetapkan dan menegaskan bahwa upaya menjaga pasokan energi merupakan tanggung jawab bersama pemerintah dan Pertamina. Pemerintah dan Pertamina perlu terus melakukan inovasi, terobosan, dan memastikan segala upaya dilakukan untuk menjaga ketahanan stok energi nasional.












