Apresiasi Wakil Ketua DPR RI atas Perombakan Pimpinan BGN

Wakil Ketua DPR RI Apresiasi Perombakan Pimpinan BGN

JAKARTA, FraksiGerindra.id — Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyambut baik keputusan pemerintah melakukan pergantian jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah tersebut dinilai sebagai respons positif terhadap berbagai aspirasi masyarakat dan masukan dari DPR RI serta pemangku kepentingan lainnya.

Respons Pemerintah Terhadap Aspirasi Publik

Menurut Dasco, tindakan evaluasi dan pembaruan kepemimpinan di BGN mencerminkan koordinasi yang melibatkan berbagai pihak. Pemerintah dianggap telah mempertimbangkan pandangan dari masyarakat, penerima manfaat program, kementerian terkait, dan DPR RI untuk memperkuat kinerja lembaga tersebut.

“Kami mengapresiasi langkah pemerintah yang memperhatikan berbagai aspirasi dan masukan yang berkembang, baik dari masyarakat maupun hasil koordinasi dengan berbagai pihak,” ujar Dasco.

Perbaikan Kinerja dan Pelayanan

Dasco berharap perubahan pimpinan di BGN dapat menjadi momen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan memperkuat program-program yang sedang berjalan. Pentingnya proses ini dianggap sebagai langkah perbaikan yang dapat mendukung efisiensi lembaga tanpa menghambat program pemerintah.

Ia juga menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini harus fokus pada percepatan pelayanan kepada masyarakat, terutama di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) yang menjadi prioritas nasional.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah melakukan perombakan pimpinan BGN mulai berlaku pada Selasa (2/6/2026). Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi. Dadan Hindayana digantikan oleh Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN, sementara Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono menjadi Wakil Kepala BGN.

Harapannya, penyegaran kepemimpinan di BGN akan memperkuat efektivitas pelaksanaan program-program badan tersebut dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat di seluruh Indonesia.

Source link